Tim Gabungan TNI Sita 7 Senjata Api Milik Kelompok OPM di Yahukimo
Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan sebagai langkah responsif terhadap laporan intelijen terkait pergerakan kelompok tersebut di wilayah Yahukimo.
fudin8 Nov 2026, 11.58 WIB 27 kali dibaca

Jakarta, berita kojulio - Tim gabungan Koops TNI Habema yang terdiri dari Den 3 Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir menggelar Operasi Kinetik 3.27 di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (7/11/2026). Operasi tersebut menyasar lokasi yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan sebagai langkah responsif terhadap laporan intelijen terkait pergerakan kelompok tersebut di wilayah Yahukimo.
"Berdasarkan laporan awal, terjadi kontak tembak antara personel TNI dan kelompok bersenjata yang kemudian meninggalkan lokasi," ujar Riyanto dalam keterangan resminya, Minggu (8/11/2026).
Setelah situasi di lokasi berhasil dikendalikan, tim gabungan melakukan penyisiran dan pemeriksaan di sekitar area Kali Senami. Hasilnya, aparat menemukan tujuh pucuk senjata api, yang terdiri dari dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang.
Selain senjata api, petugas juga menyita sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, serta perlengkapan lapangan lainnya.
"Jenis serta kondisi senjata saat ini masih dalam proses identifikasi lebih lanjut," kata Riyanto.
Ia menegaskan bahwa penyitaan senjata ini sangat penting dalam menekan potensi bahaya dan gangguan keamanan dari kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
"Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat," tegasnya.
Riyanto menambahkan, Koops TNI Habema terus berkomitmen menjaga stabilitas dan keamanan di Yahukimo melalui pendekatan yang profesional serta humanis. Pihaknya berharap situasi yang kondusif dapat terus terjaga sehingga masyarakat setempat bisa beraktivitas dengan tenang menuju Papua yang damai dan berkelanjutan.
Belanja di KOJULIO
Lihat semuaBerita terkait

Umat Islam dan Tokoh Nasional Gelar ABRI di Al-Azhar, Suarakan 5 Tuntutan Termasuk Pemakzulan Gibran
8 Nov 2026

Surya Paloh Buka Suara , Jika Syarat Terpenuhi, Jalankan Saja
8 Nov 2026

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito, Tiga Kru Dipastikan Selamat
8 Nov 2026

BGN Tegaskan Kendaraan Distribusi Program MBG Tak Masuk Biaya Operasional Rp 3.000
8 Nov 2026



