Mahasiswi S3 UI Ditemukan Membusuk di Kamar Kos di Depok

Penemuan berawal dari kecurigaan sesama penghuni kos yang mencium bau busuk menyengat dari arah kamar korban.

fudin5 Nov 2026, 19.59 WIB 265 kali dibaca

Mahasiswi S3 UI Ditemukan Membusuk di Kamar Kos di Depok
foto : metro tv

Jakarta, berita kojulio - Seorang mahasiswi program doktor (S3) Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di kawasan Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026). Korban berinisial BM (36) ditemukan dalam kondisi tubuh sudah mengalami pembusukan.

Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra Kurniawan, mengonfirmasi keberadaan jenazah mahasiswi tersebut. Ia menceritakan penemuan berawal dari kecurigaan sesama penghuni kos yang mencium bau busuk menyengat dari arah kamar korban.

"Penghuni kos sudah mencium aroma tidak sedap sejak Senin (2/11/2026). Awalnya dikira bangkai tikus, namun aromanya kian hari kian menyengat," kata Hendra dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Merasa ada hal yang tidak beres, para penghuni kos melapor kepada penjaga kos bernama Eva. Setelah beberapa kali mencoba memanggil korban tanpa respons, penjaga kos bersama penghuni memutuskan untuk mendobrak pintu kamar sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat pintu terbuka, BM ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi jasad yang mulai membusuk. Berdasarkan perkiraan awal pihak kepolisian, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.

Diketahui, korban telah menyewa dan menetap di kos tersebut sejak Agustus 2026. Menurut keterangan pihak pengelola, keseharian BM di lingkungan kos terbilang tertutup dan jarang berinteraksi dengan penghuni lainnya.

Petugas gabungan dari Polres Metro Depok dan Polsek Beji yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dijalaninya proses autopsi.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan. Jasad korban sudah berada di RS Polri Kramat Jati untuk autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Hendra.

Bagikan berita ini WhatsAppFacebookX (Twitter)

Belanja di KOJULIO

Lihat semua

Berita terkait