GERMANU Apresiasi Ketegasan Kapolri Bongkar Sindikat Penyadapan yang Libatkan Mantan Pimpinan Polri
Ketua Umum GERMANU, Ust. Nurhasan, menilai tindakan tersebut sebagai langkah penyelamatan negara yang sangat krusial
fudin5 Nov 2026, 03.01 WIB 296 kali dibaca

Jakarta, berita kojulio - Gerakan Remaja Masjid Nusantara (GERMANU) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Sujudi Ario Seto. Apresiasi ini diberikan atas langkah tegas Polri dalam membongkar gerakan penyadapan ilegal yang menyasar Presiden Republik Indonesia, para tokoh politik, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas).
Ketua Umum GERMANU, Ust. Nurhasan, menilai tindakan tersebut sebagai langkah penyelamatan negara yang sangat krusial dan membutuhkan keberanian luar biasa.
"Langkah tegas Bapak Kapolri harus mendapatkan apresiasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Tidak mudah membongkar sindikat penyadapan terhadap pemimpin negara, apalagi kegiatan ini diduga melibatkan mantan pimpinan Polri, yaitu Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta beberapa jenderal bintang tiga di kepolisian," ujar Ust. Nurhasan dalam keterangan resminya.
GERMANU memandang bahwa aktivitas penyadapan ilegal terhadap kepala negara dan para tokoh strategis merupakan ancaman nyata bagi kedaulatan serta keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, pengusutan ini tidak boleh berhenti pada para tersangka yang telah ditetapkan saat ini.
Lebih lanjut, GERMANU mendesak jajaran Kepolisian untuk mengusut kasus ini secara tuntas hingga menemukan aktor intelektual atau dalang utama di balik layar.
"Ini merupakan agenda besar dari aktor intelektual yang diduga ingin merebut kekuasaan melalui jalur yang sangat membahayakan NKRI. Kami meminta Polri untuk membongkar siapa aktor besar di balik perintah penyadapan ini," tegas Ust. Nurhasan.
Sebagai bentuk komitmen moral terhadap keutuhan bangsa, GERMANU beserta seluruh pengurus dan anggotanya menyatakan akan terus mengawal proses hukum ini secara ketat hingga seluruh jaringan dan aktor intelektual di balik aksi penyadapan tersebut terungkap secara terang-benderang di hadapan hukum.
Belanja di KOJULIO
Lihat semuaBerita terkait

Pemkot Depok Bakal Terapkan Tarif BisKita Koridor 1 Mulai 2027, Ini Rincian Besarannya
7 Nov 2026

Ketua DPC PPP Jakarta Selatan Hadiri Majelis Dzikir, Sholawat, dan Ngaji Bareng Bersama Gus Idror Maimoen Zubair dan Gus Arwani Thomafi
7 Nov 2026

Perubahan Kulit dan Tubuh sebagai Alarm Peringatan Kerusakan Ginjal, Kenali dan Cegah Sejak Dini.
6 Nov 2026

Muda, Bugar, dan Tampak Sehat, Tapi Henti Jantung Mendadak Bisa Menyerang Tanpa Permisi?
6 Nov 2026



